Pasaran Pipa Schedule di Medan

Supplier Besi Baja di Medan, – Harga Pipa Schedule , Jual Besi Hbeam – Besi Wf- Besi Pipa – Besi Cnp – Besi Unp – Besi Siku – Besi Wiremesh – Besi Kanal C & U – Baja Ringan – Besi Nako – Besi Ulir – Besi Cakar Ayam – Besi Bulat – Besi Assental TerLengkap – Termurah – Terpercaya Di Medan. -> Hubungi kami di Wa 08126067928.
Info : Klik Harga Pipa Schedule di Medan

Harga

Merancang pipa pada fasilitas produksi meliputi pemilihan diameter dan ketebalan pipa yang harus mampu mengalirkan fluida dari suatu daerah operasional ke station pengumpulan dan penyaluran dalam batas-batas penurunan tekanan yang diizinkan. Langkah pertama untuk mengetahui laju aliran pada pipa terlebih dahulu hendaknya menghitung kehilangan tekanan pada pipa tersebut. Konsep tentang perhitungan penurunan tekanan sama dengan konsep penurunan tekanan pada flowline, pipe line, dan gas transmision line. Jadi segala sesuatu yang menyangkut prinsip dasar penentuan penurunan tekanan dalam pipa akan diperkenalkan pada paper ini.

Ada beberapa pertimbangan untuk merancang pipa. Metode yang paling tepat tergantung pada system perancang, jumlah variabel tetap, ketersediaan pipa dan peralatan, serta biaya, baik instalasi (modal) maupun operasi / biaya pemeliharaan harus dipertimbangkan dalam memilih desain yang optimum. Dalam perencanaan pipa biaya operasi hendaknya lebih rendah daripada biaya instalasi.

Untuk dasar pemilihan pipa, hal yang perlu dipertimbangkan diantaranya adalah:
1. Diameter pipa/ukuran pipa yang optimal dan ekonomis.
2. Kekuatan pipa terhadap kondisi operasi (tekanan, suhu, dan sebagainya).
3. Ketahanan pipa terhadap pengaruh korosivitas (punya sifat nimbulin karat) fluida

Untuk jenis bahan pipa yang akan digunakan, dibedakan menjadi tiga:
1. Ferrous metallic pipe (pipa logam besi)
2. Non ferrous metallic pipe (pipa logam non besi)
3. Non metal pipe (pipa non metal)

Sifat-sifat fisik dari fluida sangat mempengaruhi dalam perencanaan pipa. Sifat fisik dalam jenis-jenis fluida sangatlah berbeda antara fluida cair dan fluida gas. Misalnya kompressibilitas, densitas, dan lain sebagainya antara fluida cair dan gas berbeda. Sifat-sifat fluida yang harus di ketahui serta variabel lain yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan pemipaan:

  1. Diameter pipa
  2. Pipa panjang
  3. Spesific gravity dan densitas
  4. Compressibility
  5. Temperatur
  6. Viskositas
  7. Pour point
  8. Vapor pressure
  9. Reynold number
  10. Faktor gesekan

Sifat-sifat lainnya dari fluida dan pipa dapat digunakan dalam perhitungan khusus seperti untuk menentukan penurunan tekanan dan laju aliran fluida didalam suatu pipa.

Untuk membangun jaringan pipa gas perlu mempertimbangkan faktor teknis dan faktor ekonomi. Faktor teknis meliputi laju alir dan tekanan yang dibutuhkan, diameter optimum pipa, serta daya kompresor yang dibutuhkan. Sedangkan faktor ekonomi yang menentukan adalah biaya investasi,  biaya  operasional,  dan  biaya  total. Selain  itu  perlu diperhatikan pula kebutuhan konsumen serta kapasitas sumur yang akan beroperasi.

Pipa mempunyai banyak ukuran, mulai dari yang terkecil dengan ukuran diameter 1/2 inch sampai ukuran yang sangat besar dengan diameter 72 inch atau kira2 1.8 meter. secara umum material yang banyak digunakan untuk pipa dan komponennya terbagi atas dua katagori utama yaitu :

  • Metallic (Logam)
  • Non metallic (Non logam)

khusus untuk jenis Metallic dibagi dalam dua kelompok yaitu ; ferrous dan Non ferrous.ada 2 (dua) jenis metode yang digunakan untuk menamai ukuran pipa :

  • NPS (Nominal Pipe Size) adalah ukuran standard Amerika Utara, dengan ukurannya berdasarkan “inch”.
  • DN (Diameter Nominal) adalah penunjukkan ukuran eropa dengan ukurannya berdasarkan “milimeter”.

selain penamaannya dengan NPS atau DN, maka ada pasangan yg selalu tidak ketinggalan ketika disebutkan ukuran pipa yaitu schedule (sch).
Schedule adalah suatu penunjukkan ukuran ketebalan dinding pipa atau dengan kata lain Thickness.

Perbedaan NPS dan OD

Perbedaan antara NPS dengan OD dimulai dari pipa ukuran NPS 1/4″ sampai dengan ukuran NPS 12″.  Sedangkan untuk pipa dengan NPS diatas 12″(inch), maka NPS yang ditunjukkan sesuai dengan OD dari pipa tersebut.

Ada salah satu perbedaan yang lain lagi yang biasa kita lihat di tabel daftar pipa yaitu huruf  “S”  setelah nomor schedule. seperti contoh 5S. hal ini khusus untuk menunjukkan bahwa schedule tersebut untuk material khusus Stainless steel. sedang schedule tanpa huruf  “S” adalah untuk pipa dengan material selain stainless steel.

Ukuran pipa

Macam2 ukuran pipa yang sering digunakan dalam industri :

  • Large Bore Pipe : yaitu pipa dengan ukuran lebih besar dari 2 Inch.
  • Small Bore Pipe : yaitu pipa dengan ukuran 2 inch ke bawah.
  • Tubing : yaitu pipa yang mempunyai ukuran sampai 4 inch, tetapi mempunyai ukuran ketebalan dinding pipa yang lebih kecil jika dibandingkan dengan small bore dan large bore.

Schedule (ketebalan pipa)

pipa diproduksi dalam berbagai macam ketebalan yang sudah distandardkan. setiap ketebalan tertentu pada pipa diberi penamaan dalam bentuk schedule number, bukan dalam bentuk ukuran pipa yang sebenarnya. Pada awalnya ketebalan pipa hanya ada 3 kelompok yaitu:

  • Standard
  • Extra Strong (XS)
  • Double Extra strong (XXS)

Saat ini penamaan sudah diganti dengan memberikan schedule number tertentu, yang dimulai dari 5 dan 5S, kemudian diiukuti dengan 10 dan 10S, seterusnya dalam kelipatan 10 sampai schedule 40  (20, 30, 40) dan selanjutnya mempunyai kelipatan 20, yaitu 60, 80, 100, 120, 140, 160. Pada umumnya, besarnya ketebalan pipa yang mempunyai schedule 40 dengan schedule STD adalah sama untuk pipa ukuran 1/8 sampai dengan ukuran pipa 10 inch.

Hubungi kami di Wa 08126067928

Info Artikel Lainnya : Klik Harga Pipa Schedule di Medan

 

Pasaran Pipa Putih di Medan
Pasaran Pipa Seamless di Medan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *