“Jasa Pembuatan Cetakan Batako di Medan

Info : Klik Jasa Pembuatan Cetakan Batako di Medan

Jasa

 

Apa itu Batako?

Bahan bangunan yang tidak di bakar, di kenal dengan nama Batako, Conblock dan genting beton. Batako adalah bata berlobang yang di buat dengan proses pengepresan. Batako di buat dari tras dan kapur dengan perbandingan 5:1 dan ada pula yang terbuat dari bahan pasir, semen, dan air dengan perbandingan 75:20:5

Conblock  adalah bata yang cara di buat dengan proses pengepresan. Conblock di buat dari pasir dan semen dengan perbandingan 5:1

Proses Pembuatan Batako secara Tradisional

Adukan kering yang terdiri dari 5 tras : 1 kapur, di beri air secukupnya, kadar air adukan di usahakan baik, sehingga akan mudah di cetak. Batako yang baru di cetak di letakkan di tempat yang teduh agar terhindar dari panas matahari maupun hujan. Masa perawatan 3-5 hari, agar memperoleh pengeringan yang cukup. Setelah itu dibiarkan 3-4 minggu untuk memperoleh proses pengerasan

Keuntungan Pasangan Batako

  1. Lebih hemat dalam pemakaian adukan dibandingkan pasangan batu bata.
  2. Dinding tidak perlu di plester atau di cat
  3. Pemasangan lebih cepat di bandingkan batu bata
  4. Bisa di buat sendiri dengan peralatan pres yang agak sederhana
  5. Sebagai isolasi suara

Kerugian Pasangan Batako

  1. Proses pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama
  2. Batako lebih mudah pecah dan patah
  3. Bila terkena sinar matahari secara langsung akan ada retakan-retakan (pecah-pecah)
Jenis Ukuran + Toleransi

(mm)

Tebal dinding sekatan

luban(mm)

Panjang(x) Lebar (y) Tebal (z) Luar (a) Dalam (b)
Tipis 390+ 3 190 + 3 100 + 3 20 15
Sedang 390+ 3 190 + 3 150 + 3 20 15
Tebal 390+ 3 190 + 3 200 + 3 25 20

Pembuatan Batako Secara Masinal (Modern)

Ada 2  alat yang berbeda tetapi proses pembuatannya sama:

Yang pertama:

Masyarakat pada saat ini telah memperoleh tambahan kemudahan dalam memenuhi kebutuhannya akan bahan bangunan untuk pembuatan rumah tinggal dan sarana umum.

Pembuatan batako  yang selama ini dikerjakan secara manual, kini telah ditinggalkan dan diganti dengan proses pembuatan secara masinal. Perubahan itu dapat terjadi berkat adanya mesin pengayak pasir, mesin pengaduk dan mesin pencetak batako yang diperkenalkan oleh LPM, yang pembuatnya adalah Bengkel Elektro dan Laboratorium

Proses produksi dan mesin-mesin yang digunakan Batako yang diproduksi, bahan bakunya terdiri dari pasir, semen dan air dengan perbandingan 75:20:5. Perbandingan komposisi bahan baku ini adalah sesuai dengan Pedoman Teknis yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum tahun 1986
Adapun proses produksi batako  adalah sebagai berikut:

1. Pasir diayak untuk mendapatkan pasir yang halus dengan menggunakan mesin seperti tertera pada Gambar 1

2. Pasir tanpa diayak dan semen diaduk sampai rata dengan menggunakan mesin pengaduk (Gambar 2) dan setelah rata ditambahkan air.

3. Adonan pasir, semen dan air tersebut diaduk kembali sehingga didapat adukan
yang rata dan siap dipakai.

4. Adukan yang siap dipakai ditempatkan di mesin pencetak batako dengan menggunakan sekop dan di atasnya boleh ditambahkan pasir halus hasil ayakan (bergantung pada jenis produk batako yang akan dibuat).

5. Dengan menggunakan lempengan besi khusus tersebut dipres/ditekan sampai padat dan rata mekanisme tekan pada mesin cetak.

6. Batako mentah.yang sudah jadi tersebut kemudian dikeluarkan dari cetakan dengan cara menempatkan potongan papan di atas seluruh permukaan alat cetak.
7. Berikutnya alat cetak dibalik dengan hati-hati Skala produksi dan keunggulan produk akhir sehingga batako mentah tersebut keluar dari alat cetaknya.
8. Proses berikutnya adalah mengeringkan batako  mentah dengan cara diangin-anginkan atau di jemur di bawah terik matahari sehingga didapat batako yang sudah jadi.

Hasil produksi batako  sebelum dipasarkan harus menjalani pengujian mutu yang meliputi:
a. pengujian ukuran dan tampak luar;
b. pengujian daya serap, dan
c. pengujian kuat tekan

Pemakaian bila dibandingkan dengan batu merah terlihat penghematannya dalam  beberapa segi, misalnya: per m2 luas dinding lebih sedikit jumlah batu yang di butuhkan, sehingga kuantitatif terdapat penghematan. Terdapat pula penghematan dalam pemakaian adukan sampai 75%. Berat tembok di peringan dengan 50%, dengan demikian fondasinya juga bias berkurang. Bentuk batako yang bermacam-macam memungkinkan variasi yang cukup banyak, dan jika kualitas batako baik, maka tembok tersebut tidak perlu diplester dan sudah cukup menarik. Batako dapat dibuat dengan mudah dengan menggunakan peralatan atau mesin  sederhana, tidak perlu di bakar, dan dengan demikian menghemat energi sekitar 80%. Keseluruhan proses produksi batako sampai kepada pemasaran nya dapat di gambarkan dengan diagram sebagai berikut :

Skala produksi dan keunggulan produk akhir Batako  yang dihasilkan dengan sistem produksi ini mempunyai kelebihan bentuk cetakan lebih bagus, permukaan lebih rata dan pori-porinya lebih rapat sehingga kuat tekan dan tegangan tekannya lebih tinggi serta tidak mudah retak. Di samping itu dengan sistem produksi ini skala produksi harian dapat ditingkatkan dari 200-250 buah batako/hari (dengan sistem produksi manual) menjadi 650 buah batako setiap harinya. Untuk produksi paving block dapat ditinglcatkan dari 20 m2/hari (sistem manual) menjadi 40 m2/hari. Keuntungan lain yang bisa didapat dari sistem produksi barn itu ialah menurnnnya tingkat produk cacat dari 35% menjadi20%.

Untuk pemesanan pembuatan cetakan batoko hubungi kami di Wa 08126067928

Info Lainnya : Klik Jasa Pembuatan Cetakan Batako di Medan

Apa itu Box Culvert?
Langkah Pembuatan Buis Beton

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *