“Jasa Pembuatan Dan Pemasangan Perabot Ambalan / Rak Panjang di Medan

Info : Klik Jasa Pembuatan Dan Pemasangan Perabot Ambalan / Rak Panjang di Medan

Jasa

Jenis-Jenis Meja Counter

  • Meja kasir untuk mall dan mini market
  • Meja help desk pada front office
  • Meja lobi untuk resepsionis hotel
  • Meja sekertaris untuk direksi kantor
  • Meja security untuk gate perusahaan

Pendekatan Ergonomis

Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang sistematis untuk memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan serta keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu, dengan efektif, aman dan nyaman. Aspek penting dari perancangan tempat kerja  yaitu: Daerah kerja horizontal pada sebuah meja dan kursi kerja/meja.

Daerah Kerja Horizontal

Batasan untuk jarak menjangkau semakin meningkat jika operator mengendalikan beberapa macam gerakan tubuh. Dalam bukunya R.M.Barnes ( Motion and Time Study , terbit tahun 1980 ) mendefinisikan daerah kerja “ normal” dan “maksimum “, dengan batasan yang ditentukan oleh ruas tengh jari ( mid points of fingers ), sebagai berikut :

Daerah Normal:

Lengan bawah yang berputar pada bidang horisontal dengan siku tetap.

Daerah maksimum:

Lengan direntangkan keluar dan diputar sekitar bahu. R.R Farley pada tahun 1955 memberikan dimensi untuk daerah kerja pada gambar 1, yang telah dikutip dan dikembangkan secara meluas.

Ekonomi Gerakan

Prinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan penggunaan badan/anggota tubuh manusia, antara lain :

  1. Manusia memiliki kondisi fisik dan struktur tubuh yang memberi keterbatasan dalam melaksanakan gerakan kerja.
  2. Bila mungkin kedua tangan harus memulai dan menyelesaikan gerakannya dalam waktu yang bersamaan
  3. Kedua tangan jangan menganggur pada waktu yang bersamaan kecuali sewaktu istirahat.
  4. Gerakan tangan harus simetris dan berlawan arah
  5. Untuk menyelesaikan pekerjaan, maka hanya bagian – bagian tubuh yang memang diperlukan sajalah bekerja agar tidak terjadi penghamburan tenaga dan kelelahan yang tidak perlu.
  6. Hindari gerakan patah – patah karena akan cepat menimbulkan kelelahan.
  7. Pekerjaan  harus diatur sedemikian rupa sehingga gerak mata terbatas pada bidang yang menyenangkan tanpa perlu sering mengubah fokus.
Baca Juga :  Pembuatan Meja Recepsionist

Prinsip ekonomi gerakan dihubungkan dengan tempat kerja berlangsung.

  • Tempat – tempat tertentu tak sering dipindah – pindah harus disediakan untuk semua alat dan bahan sehingga dapat menimbulkan kebiasaan tetap ( gerak rutin )
  • Letakkan bahan dan peralatan pada jarak yang dapat dengan mudah dan nyaman dicapai pekerja sehingga mengurangi usaha mencari – cari. Berikut contoh meletakkan material benda kerja yang memungkinkan gerakan keja normal dan standar jangkauan dari pekerja yang umum digunakan dalam mengatur penempata material atau peralatan kerja. ( Gambar 1 )
  • Tata letak bahan dan peralatan kerja diatur sedemikianrupa sehingga memungkinkan urut – urutan gerakan yang terbaik.
  • Tinggi tempat kerja ( mesin, meja dan kursi kerja, dan lain – lain ) harus sesuai dengan ukuran tubuh manusia sehingga pekerja dapat melaksanakan kegiatannya dengan mudah dan nyaman.
  • Kondisi ruangan pekerja seperti penerangan, temperatur, kebersihan, ventilasi udaran dan lain – lain. Harus diperhatikan benar – benar sehingga dapat diperoleh area kerja yang lebih baik.

Studi Gerakan

Adalah suatu studi tentang gerakan – gerakan yang dilakukan pekerja untuk menyelesaikan pekerjaannya.  Guna melaksanakan maksud ini, Frank dan Lilian Gilberth telah berhasil menciptakan simbol dari gerakan – gerakan dasar kerja yang dikenal dengan nama THERBLIG.

Dari ke 17 elemen therblig, pada dasarnya dapat diklasifikasikan menjadi efektif atau inefektif therblig.

EFFECTIVE THERBLIG

  • Physical Basic Departmentons.

–   Menjangkau ( reach )

–   Membawa ( move )

–   Melepas ( release )

–   Memegang ( Grasp )

–   mengarahkan awal ( Pre-position )

  • Objective Basic Departmentons

–       Memakai ( use )

–       Merakit ( assemble )

–       Mengurai rakit ( diassemble )

INEFFECTIVE THERBLIG

  • Mental  atau  Semi-Mental Basic Departmenton

–   Mencari ( search )

–   Memilih ( select )

–   Mengarahkan ( position )

–   Memeriksa ( inspect )

–   Merencanakan ( plan )

  • Delay

–   kelambatan yang tak terhindarkan ( unavoiddable delay )

–   Kelambatan yang dapat dihindarkan ( avoidable delay )

–   Istirahat untuk menghilangkan lelah (rest to overcomefatigue)

–   Memegang untuk memakai ( hold )

ANTHOPOMETRI

Baca Juga :  Pangsa Pasar Rumah Minimalis

Anthropometri menurut Stevension ( 1998 ) dan Nurmianto (1991) adalah satu kumpulan data numerik yang berhungan dengan karakteristik fisik tubuh manusia ukuran, bentuk, dan kekuatan serta penerapan dari data tesebut untuk penanganan masalah desain.

Penerapan data anthropometri ini akan dapat dilakukan jika tersedia nilai mean (rata – rata) dan SD ( standar deviasi ) dari suatu distribusi normal.

Distribusi normal ditandai dengan adanya nilai mean dan SD. Sedangkan percentil adalah suatu nilai yang menyatakan bahwa persentase tertentu dari sekelompok orang yang dimensinya sama dengan atau lebih rendah dari nilai tersebut. Misalnya : 95% populasi adalah sama dengan atau lebih rendah dari 95% percentil ; 5% dari populasi berada sama dengan atau lebih rendah dari 5% percentil. Besarnya nilai percentil dapat ditentukan dari tabel probabilitas distribusi normal.

Dimensi tubuh manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menjadi satu pertimbangan dalam menentukan sample data yang akan diambil. Faktor-faktor tersebut adalah ;

  1. Umur, ukuran tubuh manusia akan berkembang dari saat lahir sampai sekitar umur 20 tahun untuk pria dan 17 tahun untuk wanita. Ada kecenderungan berkurang setelah 60 tahun
  2. Jenis kelamin, pria pada umumnya memiliki dimensi tubuh yang lebih besar kecuali bagian dada dan pinggul
  3. Rumpun  dan suku bangsa
  4. Sosial ekonomi dan konsumsi gizi yang diperoleh
  5. Cacat tubuh secara fisik

Anthropometri dibagi atas dua bagian yaitu :

  1. Anthropometri statis, pengukuran manusia pada saat posisi diam
  2. Anthropometri dinamis, yaitu pengukuran keadaan dan ciri – ciri fisik manusia dalam keadaan bergerak atu memperhatikan gerakan-gerakan yang mungkin terjadi saat pekerja melaksanakan kegiatannya.

Untuk jasa pembuatan dan pemasangan perabotan ambalan hubungi kami di Wa 08126067928

Info Lainnya : Klik Jasa Pembuatan Dan Pemasangan Perabot Ambalan / Rak Panjang di Medan

Pembuatan Meja Recepsionist
Jenis-Jenis Restoran

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *