“Jasa Bangun Hotel Dan Resort Berpengalaman di Medan

Info : Klik Jasa Bangun Hotel Dan Resort Berpengalaman di Medan

Jasa

Arsitektur Bangunan

Bangunan arsitektur yang berkesan ringan dan transparan. Berbicara tentang bangunan konstruksi, khususnya tentang bangunan jembatan dan apalagi bangunan gedung. Kadang-kadang aspek penampilan atau arsitekturalnya bahkan menjadi sesuatu yang penting dan dominan untuk menjadi pertimbangan. Jadi perencanaan bangunan tidak hanya memikirkan segi keamanan atau agar dapat berfungsi dengan baik, tetapi juga agar dapat dinikmati oleh orang banyak dan menimbulkan rasa senang atau kebanggaan. Itu semua umumnya menjadi kerja seorang arsitek, yang karenanya secara awam kita akan mengenal adanya elemen struktur (tanggung jawab insinyur) dan elemen non-struktur atau finishing (dianggap tanggung jawab arsitek). Bahkan ada yang beranggapan secara mudah, bahwa elemen struktur itu tidak penting bagi awam karena nanti tidak terlihat karena dapat dibungkus oleh elemen non-struktur (finishing). Itulah yang memberi kesan keindahan.

Kadang kala dijumpai juga bangunan yang tidak bisa dipisahkan antara elemen struktur dan elemen bungkusnya. Dalam hal ini, keindahannya dihasilkan dari elemen struktur itu sendiri, contoh klasiknya adalah menara Eifel. Kecuali sifat monumental seperti menara tersebut, saat ini juga populer dan banyak dikembangkan bangunan ramah lingkungan, tidak ditinjau dari sisi energi, tetapi dari keberadaannya, yaitu tetap berfungsi tetapi tidak mengganggu pemandangan lingkungannya. Kalaupun terlihat nyata maka diharapkan dapat menyatu dan bahkan menjadi penunjang keindahan lingkungan tersebut. Salah satu konsep yang ditawarkan adalah sistem struktur ringan dan transparan.

Idenya berkembang di Jerman khususnya di Uni Stuttgart oleh prof Frei Otto dengan Institute für Leichtbau (Institut of Lightweight Structures) dan prof Jörg Schlaich dengan Institut für Tragwerksentwurf und Konstruktion (Institute of Conceptual and Structural Design), keduanya sekarang telah pensiun. Penerusnya adalah prof Werner Sobek dengan Institut für Leichtbau Entwerfen und Konstruieren (ILEK). Karya-karya beliau banyak memanfaatkan material glass yang memang bersifat transparan, dan digabungkan dengan material baja yang relatif langsing sehingga berkesan ringan tetapi kuat dan kaku, serta detail.

Jembatan Bantar Lama berada di daerah Yogyakarta umur 79 tahun, kondisinya hanya boleh dilewati sepeda atau pejalan kaki, sedangkan jembatan Roebling di Ohio berumur 144 tahun, meskipun lebih tua terlihat berfungsi lebih baik. Dengan demikian usia suatu bangunan tidak dapat menjadi patokan, apakah suatu bangunan harus dibongkar atau tidak. Faktor apa yang menyebabkan itu, pada bagian perencanaan atau pelaksanaan, kiranya tidak ada yang disebutkan.

Menurut penulis yang membedakannya adalah faktor perawatannya. Nah disinilah peran adanya perawatan yang baik atau tidak dari suatu bangunan konstruksi. Jika perawatannya baik maka dapat dipastikan fungsi suatu bangunan menjadi tidak terbatas, tentu selama pemakainya masih suka dan masih diperlukan, maka bangunan diyakini masih ada. Untuk itu boleh saja berganti fungsi, seperti dulu alat penghubung transportasi penting (jembatan), sekarang berubah jadi daya tarik pariwisata (monumen) pendulang devisa. Tindakan perawatan baja di jembatan lebih urgent dibanding gedung, sebab [a] pembebanan jembatan variasinya lebih tinggi dan beresiko terhadap fatigue, [b] lokasi ditempat terbuka sehingga rentan terhadap pengaruh lingkungan alam. Jadi adanya ketidak-sempurnaan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan akan mengakibatkan biaya perawatan lebih tinggi.

Untuk jasa bangun hotel hubungi kami di Wa 08126067928

Info Lainnya : Klik Jasa Bangun Hotel Dan Resort Berpengalaman di Medan

Harapan Akan Dampak ISSC di Masa Depan
Permasalahan Kelistrikan Nasional

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *