Besi Cakar Ayam untuk Pondasi Bangunan

Supplier Besi Baja di Medan, – Harga Besi Cakar Ayam , Jual Besi Hbeam – Besi Wf- Besi Pipa – Besi Cnp – Besi Unp – Besi Siku – Besi Wiremesh – Besi Kanal C & U – Baja Ringan – Besi Nako – Besi Ulir – Besi Cakar Ayam – Besi Bulat – Besi Assental TerLengkap – Termurah – Terpercaya Di Medan. -> Hubungi kami di Wa 08126067928.
Info : Klik Harga Besi Cakar Ayam di Medan

Pondasi Tanah Keras

Setiap pondasi bangunan perlu direncanakan berdasarkan jenis, kekuatan dan daya dukung tanah tempat berdirinya. Bagi tanah yang stabil dan memiliki daya dukung baik, maka pondasinya juga membutuhkan konstruksi yang sederhana. Jika tanahnya labil dan memiliki daya dukung buruk, maka pondasinya juga harus lebih kompleks.

Pondasi tanah keras dalah pondasi yang digunakan pada tanah keras , dengan kedalam tanah tidak lebih dari 3 meter. Pondasi dangkal sering disebut dengan pondasi tanah keras, karena pondasi jenis ini biasanya dilaksanakan pada tanah dengan kedalaman tanah tidak lebih dari 3 meter atau sepertiga dari dari lebar alas  pondasi. Dengan  kata lain, pondasi ini diterapkan pada tanah yang keras atau stabil yang mendukung struktur bangunan yang tidak terlalu berat dan tinggi, dengan kedalaman tanah keras kurang dari 3 meter.

Pondasi dangkal tidak disarankan untuk dilaksanakan pada jenis tanah yang kurang stabil atau memiliki kepadatan tanah yang buruk, seperti tanah bekas rawa/gambut.

Jenis-jenis pondasi dangkal

  1. Pondasi Pasangan Batu Kali Menerus

Pondasi Batu Kali adalah Jenis Pondasi yang Strukturnya terbuat dari Pasangan Batu Kali yang disusun sedemikian rupa sehingga berdiri kokoh bahkan mampu untuk menahan beban dinding batu bata rumah atau pagar di atasnya.

Pondasi ini digunakan pada bangunan sederhana yang kondisi tanah aslinya cukup baik. Biasanya kedalaman pondasi ini antara 60-80 cm. Dengan lebar tapak lebih kurang sama dengan tingginya.

 Kebutuhan bahan baku untuk pondasi ini adalah :

  • Batu belah (batu kali/guning)
  • Pasir pasang
  • Semen PC (abu-abu)

Kelebihan

  • Pelaksanaan pondasi mudah
  • Waktu pengerjaan pondasi cepat
  • Batu belah mudah didapat, (khususnya pulau jawa)

Kekurangan

  • Batu belah di daerah tertentu sulit dicari
  • Membuat pondasi ini memerlukan cost besar (bila sesuai kondisi pertama)
  • Pondasi ini memerlukan biaya lebih mahal jika untuk rumah bertingkat.
  1. Pondasi Telapak/Footplat

Pondasi ini terbuat dari beton bertulang dan letaknya tepat di bawah kolom/tiang dan kedalamannya sampai pada tanah keras.
Pondasi tapak ini dapat dikombinasikan dengan pondasi batu belah/kali. Pengaplikasiannya juga dapat langsung menggunakan sloof beton dengan dimensi  tertentu untuk kepentingan pemasangan dinding. Pondasi ini juga dapat dipersiapkan untuk bangunan di tanah sempit yang akan dikembangkan ke atas.

Kebutuhan Bahannya adalah:

  • Batu pecah / split (2/3)
  • Pasir beton
  • Semen PC
  • Besi beton
  • Papan kayu sebagai bekisting (papan cetakan)

Kelebihan :

  • Pondasi ini lebih murah bila dihitung dari sisi biaya
  • Galian tanah lebih sedikit (hanya pada kolom struktur saja)
  • Untuk bangunan bertingkat penggunaan pondasi foot plate lebih handal daripada pondasi batu belah.

Kekurangan :

  • Harus dipersiapkan bekisting atau cetakan terlebih dulu (Persiapan lebih lama).
  • Diperlukan waktu pengerjaan lebih lama (harus menunggu beton kering/ sesuai umur beton).
  • Tidak semua tukang bisa mengerjakannya.
  • Diperlukan pemahaman terhadap ilmu struktur.
  • Pekerjaan rangka besi dibuat dari awal dan harus selesai setelah dilakukan galian tanah.
  1. Pondasi Telapak Menerus

Pondasi telapak menerus adalah pondasi telapak yang dibuat memanjang sepanjang dinding. Ini adalah versi menerus dari pondasi footplat.

  1. Pondasi Umpak

Umumnya dipakai pada bangunan sederhana yang terbuat dari rangka kayu dengan dindin dari papan. Pondasi umpak dijumpai pada rumah kayu, rumah-rumah adat, rumah jaman dulu. Pondasi jenis ini masih bisa ditemui di perdesaan, yang mayoritas rumahnya masih berstruktur kayu.

Pondasi umpak merupakan pondasi setempat, terletak di bawah kolom kayu atau bambu. Biasanya menggunakan material batu kali yang dipahat, pasangan batu ataupun pasangan bata. Berhubung rumah seperti itu menggunakan material kayu sebagai struktur utamanya, berat sendiri bangunan cukup ringan, sehingga pondasi ini cukup kuat untuk meneruskan beban ke tanah.

Ciri-ciri pondasi umpak

  • Pondasi setempat/umpak yang dimaksudkan di dalam pedoman teknis ini adalah pondasi umpak yang terbuat dari beton kosong (tanpa tulangan) campuran     1PC :   1 1/2  Psr  : 2 1/2 Krl.
  • Bentuk pondasi umpak adalah prisma terpancung dengan ukuran penampang atas 25 cm x 25 cm, penampang bawah 60 cm x 60 cm, dan tinggi 90 cm
  • Bagian yang tertanam dari pondasi umpak sekurang-kurangnya 30 cm atau sampai tanah keras. Jarak maksimum antar pondasi adalah 1,5 m.
  • Pembuatan papan duga (bowplang) sebagai acuan penempatan harus dibuat sedemikian rupa sehingga setiap baris pondasi berada tepat dibawah sumbu memanjang balok, seperti ditunjukkan pada Gambar  15
  • Setiap pondasi umpak harus terikat satu sama lain dengan balok pengikat

Pondasi umpak terbuat dari bahan-bahan sebagai berikut :

  • Pasangan batu yang disusun meningkat
  • Pasangan batu kali
  • Cor beton tidaak bertulang
  • Batu alam yang dibuat menjadi umpak
  1. Pondasi Pelat Beton Lajur

Pondasi pelat beton lajur atau jalur digunakan bila luas penampang yang menggunakan pondasi pelat setempat terlalu besar. Karena itu luas penampang tersebut dibagi dengan cara memanjangkan lajur agar tidak terlalu melebar

Pondasi ini lebih kuat jika dibanding dua jenis pondasi dangkal lainnya. Ini disebabkan seluruhnya terbuat dari beton bertulang. Harganya lebih murah dibandingkan dengan pondasi batu kali untuk bangunan rumah bertingkat.

Ukuran lebar pondasi pelat lajur sama dengan lebar bawah pondasi batu kali, yaitu 70–120 cm. Ini disebabkan fungsi pondasi pelat lajur adalah menggantikan pondasi batu belah bila batu belah sulit didapat, atau memang sudah ada rencana pengembangan rumah ke atas.

Kelebihan :

Pondasi ini lebih murah bila dihitung dari sisi biaya.
Galian tanah lebih sedikit karena hanya berada di titik yang terdapat kolom strukturnya.
Penggunaannya pada bangunan bertingkat lebih handal dibanding pondasi batu belah, baik sebagai penopang beban vertikal maupun gaya horizontal seperti gempa, angin, ledakan dan lain-lain

 Kekurangan :

·         Harus dipersiapkan bekisting atau cetakan terlebih dulu (Persiapan lebih lama).

  • Diperlukan waktu pengerjaan lebih lama (harus menunggu beton kering/ sesuai umur beton).
  • Tidak semua tukang bisa mengerjakannya.
  • Diperlukan pemahaman terhadap ilmu struktur.
  • Pekerjaan rangka besi dibuat dari awal dan harus selesai setelah dilakukan galian tanah.

Jenis Pondasi Menurut Kedalaman Tanah Keras

  1. Pondasi dangkal (< 0,80 m)
  • Dibuat jika lapisan tanah keras tidak terlalu dalam
  • Galian untuk pondasi ini tidak boleh kurang dari 80cm dalamnya agar badan pondasi tidak retak-retak karena penyusutan tanah akibat dibebani.
  1. Pondasi ½ dalam (0,80 – 2 m)
  • Dibuat jika bobot bangunan tidak begitu besar dan lapisan tanah yang mampu menahannya terletak agak dalam
  1. Pondasi dalam (> 2m)
  • Dibuat jika bobot bangunan besar (misalnya bangunan bertingkat)
  • Biasanya lapisan tanah yang mampu menahannya terletak lebih dalam, bahkan sampai 40 m di bawah permukaan tanah.

Untuk pemesanan besi cakar ayam hubungi kami di Wa 08126067928

Info Artikel Lainnya : Klik Harga Besi Cakar Ayam di Medan

 

Memanfaatkan Wiremesh yang Sangat Menguntungkan
Jenis-Jenis Baja dan Penggunaannya 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *